Kebakaran Hebat di Sungai Duri, Tim Damkar PT BAI Bergerak Cepat Bantu Pemadaman
![]() |
| PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) turut menerjunkan Emergency Response Team (ERT) untuk membantu menangani kebakaran tersebut. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Kobaran api yang melanda kawasan Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Kamis malam, 20 Agustus 2026, menghanguskan puluhan rumah toko (ruko).
Di tengah upaya pemadaman yang berlangsung, PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) turut menerjunkan Emergency Response Team (ERT) untuk membantu menangani kebakaran tersebut.
Berdasarkan informasi sementara, sebanyak 48 ruko terdampak dalam peristiwa kebakaran yang terjadi sesaat setelah waktu Magrib.
Emergency Response Team PT BAI menerima laporan kejadian sekitar pukul 18.15 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa armada pemadam berkapasitas besar serta personel.
Occupational Health & Safety Specialist PT BAI sekaligus Komandan ERT, Dodi Heri Purnama, mengatakan tim segera dikerahkan begitu informasi kebakaran diterima.
"Kami menerima laporan darurat sekitar pukul 18.15 WIB. Tanpa menunda waktu, tim ERT PT BAI langsung meluncurkan armada pemadam berkapasitas besar beserta personel ke lokasi kejadian," ungkap Dodi saat diwawancarai, Jumat, 21 Agustus 2026.
Setibanya di lokasi, tim dihadapkan pada kondisi api yang telah membesar di kawasan pertokoan dengan bangunan yang saling berdekatan. Situasi tersebut membuat petugas harus bergerak cepat untuk mencegah api meluas hingga ke kawasan permukiman warga.
Menurut Dodi, api diduga berasal dari salah satu ruko di bagian tengah deretan bangunan. Fokus utama petugas saat itu adalah membatasi pergerakan api agar tidak menjalar lebih jauh.
"Tiba di lokasi, prioritas utama kami adalah melakukan blokade perambatan api. Karena posisi ruko sangat rapat, ERT BAI berfokus menyiram titik-titik penyekat di sisi luar agar api tidak menjangkau area pemukiman yang lebih luas," jelas Dodi.
Penanganan kebakaran melibatkan puluhan unit pemadam gabungan dari berbagai daerah. Sekitar 60 unit damkar dikerahkan, termasuk dari Singkawang, Pemangkat, Sambas, Mempawah, hingga Pontianak.
Dalam operasi tersebut, ERT PT BAI turut membantu penyediaan pasokan air dan pembagian sektor pemadaman bersama tim lainnya.
"Kerja sama di lapangan sangat solid. Tim BAI menyuplai ketersediaan air dan membagi area pemadaman bersama rekan-rekan relawan lain. Sinergi inilah yang membuat api berhasil kita isolasi," tambahnya.
Proses pemadaman kemudian dilanjutkan dengan pendinginan yang berlangsung hingga dini hari. Tim ERT PT BAI tetap berada di lokasi untuk memastikan titik-titik api benar-benar padam dan situasi kembali aman.
Dodi menegaskan, keterlibatan perusahaan dalam penanganan musibah tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah sekitar area operasional perusahaan.
"Bagi PT BAI, keselamatan masyarakat di sekitar area operasional adalah prioritas. ERT kami tetap bersiap di lokasi hingga proses pendinginan selesai total dan situasi dinyatakan benar-benar aman," tutup Dodi.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Duri, Heriyanto, membenarkan besarnya dampak kebakaran tersebut. Ia menyebut data sementara menunjukkan puluhan ruko terbakar, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
"Informasi sementara ada 50 ruko yang terbakar. Penyebab pastinya masih diselidiki. Kami sangat mengapresiasi bantuan cepat dari seluruh tim pemadam yang datang dari berbagai daerah," ujar Heriyanto.***

Posting Komentar