Cegah Karhutla, Bupati Mempawah Erlina Keluarkan Imbauan untuk Warga

00:00
00:00
Bupati Mempawah Erlina

JURNAL GALAHERANG - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian di Kabupaten Mempawah. 

Di tengah kondisi cuaca yang ditandai dengan rendahnya curah hujan, Pemerintah Kabupaten Mempawah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Bupati Mempawah, Erlina, menyebut kondisi lahan, khususnya kawasan gambut, saat ini lebih rentan terbakar. Hal itu berdasarkan analisa dan prakiraan cuaca dari BMKG Kalimantan Barat yang menunjukkan wilayah Mempawah tengah mengalami fase curah hujan rendah.

Di sejumlah lokasi, upaya penanganan Karhutla pun terus dilakukan. Petugas dari BPBD Mempawah dan KPH Mempawah masih melakukan pemantauan serta penanganan di beberapa titik.

"Saat ini, pemantauan dan penanganan darurat sedang bergerak cepat dari BPBD Mempawah juga KPH Mempawah di beberapa titik, termasuk di Wajok Hilir, Segedong (khususnya Peniti Dalam I dan II), Antibar, Anjungan Dalam, hingga Sekabuk," ujar Bupati Erlina, Jumat, 21 Agustus 2026.

Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur. BPBD, KPH Mempawah, instansi terkait, TNI, Polri, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) bersama-sama berupaya memadamkan api sekaligus melakukan lokalisasi agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lain.

Erlina mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan para relawan yang turut membantu di lapangan.

"Kepedulian luar biasa ini adalah cerminan kuatnya kebersamaan kita di Mempawah," tambahnya.

Selain mengapresiasi para petugas dan relawan, Bupati Mempawah juga mengingatkan masyarakat agar ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Ia meminta warga menghentikan segala bentuk pembukaan lahan atau kebun dengan cara membakar. Masyarakat juga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan kering dan semak belukar yang mudah terbakar.

Warga yang menemukan titik api diminta segera melaporkannya kepada aparat desa, kecamatan, maupun posko terdekat agar dapat segera ditangani sebelum api membesar dan meluas.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungan moril maupun logistik kepada petugas di lapangan, pemerintah daerah juga membuka layanan kontak Posko Penanganan Karhutla.

BPBD Mempawah dapat dihubungi melalui nomor 0858-2101-8538, 0853-8754-7482, dan 0821-5951-0910. Sementara KPH Mempawah dapat dihubungi melalui 0853-4594-2479 dan 0812-5774-195.

"Mari kita jaga keselamatan bersama dan lindungi lingkungan kita. Terima kasih sekali lagi kepada seluruh petugas dan sukarelawan yang terus berjibaku siang dan malam. Semoga keadaan ini segera membaik," pungkasnya.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Cegah Karhutla, Bupati Mempawah Erlina Keluarkan Imbauan untuk Warga
  • Cegah Karhutla, Bupati Mempawah Erlina Keluarkan Imbauan untuk Warga
  • Cegah Karhutla, Bupati Mempawah Erlina Keluarkan Imbauan untuk Warga
  • Cegah Karhutla, Bupati Mempawah Erlina Keluarkan Imbauan untuk Warga
  • Cegah Karhutla, Bupati Mempawah Erlina Keluarkan Imbauan untuk Warga
  • Cegah Karhutla, Bupati Mempawah Erlina Keluarkan Imbauan untuk Warga

Posting Komentar