Kondisi Terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh Mempawah Pascakebakaran, Tinggalkan Puing dan Arang

00:00
00:00
Kondisi terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh pascakebakaran hebat, Rabu, 10 Juni 2026. Deretan ruko yang sebelumnya menjadi pusat aktivitas perdagangan kini menyisakan puing dan arang. Sedikitnya 18 ruko terdampak, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Sehari pascakebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Pagi Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, kondisi terkini di lokasi pada Rabu, 10 Juni 2026 menyisakan pemandangan yang menyedihkan. 

Deretan ruko yang sebelumnya menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat kini berubah menjadi hamparan puing, kayu hangus, dan rangka bangunan yang menghitam akibat amukan si jago merah.

Berdasarkan pantauan di lokasi dan dokumentasi udara, area yang terdampak tampak mengalami kerusakan sangat parah. Dari ketinggian terlihat sebagian besar bangunan di sepanjang blok pertokoan nyaris rata dengan tanah. 

Asap tipis masih terlihat mengepul dari beberapa titik bekas kebakaran, menandakan proses pendinginan sebelumnya belum sepenuhnya hilang dari material bangunan yang terbakar.

Di bagian depan kawasan pasar, aktivitas masyarakat mulai terlihat kembali meski suasana masih dipenuhi rasa prihatin. 

Sejumlah warga, pemilik usaha, dan pedagang tampak mendatangi lokasi untuk melihat kondisi ruko masing-masing, sementara aparat keamanan masih melakukan pengamanan di sekitar area terdampak.

Sebelumnya, kebakaran besar terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026, sekitar pukul 17.45 WIB di Jalan Pasar Pagi RT 01 RW 05, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh. Api pertama kali diketahui muncul dari area pertokoan dan dengan cepat membesar hingga melalap bangunan di sekitarnya.

Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Agus Suryana, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber penyebab kebakaran. Berdasarkan informasi awal, api pertama kali terlihat disertai kepulan asap dari area antara ruko nomor 34 dan 35 di samping usaha laundry.

“Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada gangguan instalasi listrik, namun semuanya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Agus Suryana

Data sementara dari Polsek Sungai Pinyuh mencatat sedikitnya 18 unit ruko dan rumah terdampak dalam insiden tersebut. Bangunan yang terbakar meliputi berbagai jenis usaha, mulai dari toko sembako, jasa ekspedisi, laundry, warung kopi, toko pakaian, toko obat, usaha kopi bubuk, toko emas, hingga rumah tinggal warga.

Proses pemadaman pada malam kejadian melibatkan sekitar 30-an unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai daerah, termasuk BPBD Kabupaten Mempawah, BPAS Sungai Pinyuh, Sungai Purun, Jungkat, Kota Pontianak, Mempawah, unit pemadam PT Antam, Tambelan, Jaguar dan Budi YPK. 

Petugas berjibaku selama berjam-jam untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke kawasan lain di pusat perdagangan tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini diperkirakan menyebabkan kerugian material yang besar. 

Hingga Rabu pagi, aparat bersama instansi terkait masih melakukan pendataan kerusakan, serta penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran dan total kerugian yang ditimbulkan.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kondisi Terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh Mempawah Pascakebakaran, Tinggalkan Puing dan Arang
  • Kondisi Terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh Mempawah Pascakebakaran, Tinggalkan Puing dan Arang
  • Kondisi Terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh Mempawah Pascakebakaran, Tinggalkan Puing dan Arang
  • Kondisi Terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh Mempawah Pascakebakaran, Tinggalkan Puing dan Arang
  • Kondisi Terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh Mempawah Pascakebakaran, Tinggalkan Puing dan Arang
  • Kondisi Terkini Pasar Pagi Sungai Pinyuh Mempawah Pascakebakaran, Tinggalkan Puing dan Arang

Posting Komentar