Lima PSN di Mempawah Jadi Andalan, Wabup Juli Dorong Percepatan Operasional Pelabuhan Kijing

00:00
00:00
Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi saat menjadi narasumber kegiatan FGD tentang Optimalisasi Terminal Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. Foto Prokopim Mempawah

JURNAL GALAHERANG - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mendorong percepatan pengoperasian Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, sebagai motor penggerak ekonomi daerah. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) tentang optimalisasi pelabuhan tersebut di Hotel Golden Tulip Pontianak, Selasa, 5 Mei 2026.

Dalam forum itu, Juli menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut positif terbitnya Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 4 Tahun 2026 yang memperbarui daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Regulasi tersebut menambah jumlah PSN di Mempawah dari dua menjadi lima proyek.

Kelima proyek itu meliputi Pelabuhan Internasional Kijing yang dikelola KSOP bersama PT Pelindo, pembangunan fasilitas refinery alumina (SGAR) tahap I dan II oleh PT Borneo Alumina Indonesia, smelter aluminium oleh PT Inalum, pembangkit listrik pendukung oleh PT Bukit Asam, serta rantai pasok bauksit oleh PT Antam.

Menurut Juli, integrasi proyek-proyek tersebut menjadi kekuatan penting bagi Mempawah dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

“Ini menjadi keunggulan tersendiri bagi daerah karena seluruh proyek saling terhubung dan mendukung,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat operasional Pelabuhan Kijing beserta kawasan pendukungnya. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah perubahan zona transportasi menjadi kawasan peruntukan industri (KPI) di sekitar terminal.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi berantai yang berkelanjutan, sekaligus menarik investasi baru ke wilayah tersebut.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengkaji peningkatan status Terminal Kijing menjadi pelabuhan penuh. Juli menilai, hal ini akan membuka peluang kerja yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat lokal, termasuk tenaga kerja bongkar muat.

Tak hanya itu, ia juga berharap aktivitas bongkar muat peti kemas secara bertahap dapat dialihkan dari Pelabuhan Dwikora Pontianak ke Pelabuhan Kijing guna meningkatkan utilisasi fasilitas yang ada.

Melalui FGD ini, Juli berharap lahir langkah-langkah konkret dan solusi implementatif untuk mempercepat operasional pelabuhan, sehingga manfaat ekonominya bisa segera dirasakan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat, perwakilan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Badan Pengatur Jalan Tol, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta sejumlah pimpinan BUMN dan pemangku kepentingan terkait lainnya. 

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Lima PSN di Mempawah Jadi Andalan, Wabup Juli Dorong Percepatan Operasional Pelabuhan Kijing
  • Lima PSN di Mempawah Jadi Andalan, Wabup Juli Dorong Percepatan Operasional Pelabuhan Kijing
  • Lima PSN di Mempawah Jadi Andalan, Wabup Juli Dorong Percepatan Operasional Pelabuhan Kijing
  • Lima PSN di Mempawah Jadi Andalan, Wabup Juli Dorong Percepatan Operasional Pelabuhan Kijing
  • Lima PSN di Mempawah Jadi Andalan, Wabup Juli Dorong Percepatan Operasional Pelabuhan Kijing
  • Lima PSN di Mempawah Jadi Andalan, Wabup Juli Dorong Percepatan Operasional Pelabuhan Kijing

Posting Komentar