Ramadan Penuh Kepedulian, Pemkab Mempawah Hadir untuk Anak Yatim dan Duafa
![]() |
| Bupati Mempawah Erlina bersama Wakil Bupati Juli Suryadi menyerahkan tali asih kepada kaum duafa dan anak yatim piatu saat silaturahmi di Rumah Dinas Bupati Mempawah. Foto Diskominfo Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Ramadan di Mempawah tak hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang merawat kepedulian.
Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mempawah dengan menggelar silaturahmi sekaligus penyerahan tali asih kepada ratusan anak yatim, piatu, dan kaum duafa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Mempawah, Senin, 2 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Erlina bersama Wakil Bupati Juli Suryadi, Sekda Ismail, jajaran pimpinan OPD Pemkab Mempawah, pengurus TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Erlina menegaskan bahwa Ramadan adalah bulan penuh rahmat yang mengajarkan pengendalian diri, memperbanyak ibadah, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, setiap kebaikan di bulan mulia ini akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, kegiatan berbagi tali asih kepada anak yatim, piatu, dan kaum duafa tidak boleh dimaknai sekadar agenda seremonial, melainkan perwujudan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengutip sabda Rasulullah SAW tentang kedekatan orang yang memelihara anak yatim dengan beliau di surga. Pesan tersebut, kata Erlina, menjadi pengingat bahwa perhatian kepada anak yatim dan kaum duafa adalah bagian dari tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Bupati Erlina juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam memperkuat program-program sosial yang berpihak kepada masyarakat membutuhkan.
Namun, ia mengakui bahwa peran pemerintah saja tidak akan pernah cukup tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. “Semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi jati diri masyarakat Mempawah harus terus kita hidupkan,” ujarnya.
Kepada anak-anak yatim dan piatu, Bupati Erlina menyampaikan pesan penuh harap agar tidak merasa sendiri. Ia mengajak mereka terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta berani menggantungkan cita-cita setinggi langit.
Menurutnya, keterbatasan bukan penghalang untuk meraih masa depan gemilang. Dari kesabaran dan keteguhan hati, Allah SWT akan mengangkat derajat hamba-Nya.
Sementara itu, kepada kaum dhuafa yang hadir, Erlina berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban hidup dan menghadirkan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan. Ia mendoakan agar Allah SWT memberikan kelapangan rezeki, kesehatan, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Mempawah.
Momentum Ramadhan ini juga dimaknai sebagai ajakan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan dan niat tulus, Erlina optimistis Kabupaten Mempawah akan semakin maju, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Di akhir sambutannya, Bupati Erlina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan silaturahmi dan penyerahan tali asih tersebut. Ia berharap setiap kebaikan yang dilakukan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan empati, berbagi kebahagiaan, serta menguatkan ikatan kemanusiaan di Kabupaten Mempawah.
Penulis : Apri

Posting Komentar