HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Taklukkan Pontianak Lewat Adu Penalti, Tim ASN Mempawah Tantang Sanggau di Babak Final

Tim Mini Soccer ASN Pemkab Mempawah berdoa bersama jelang pertandingan melawan Tim Kota Pontianak. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Tim Mini Soccer ASN Pemerintah Kabupaten Mempawah memastikan satu tempat di partai final Turnamen Mini Soccer ASN se-Kalimantan Barat Piala Gubernur Kalbar 2026.

Di babak semi final, Mempawah yang dilatih Piko Mardiansyah menyingkirkan Tim ASN Pemkot Pontianak melalui drama adu penalti dengan skor 4-2, setelah skor sama kuat 1-1 di waktu normal.

Pertandingan sengit tersebut berlangsung di Lapangan Grand Mini Soccer Kota Pontianak, Minggu, 1 Februari 2026, pukul 14.00 WIB. 

Kedua tim menampilkan permainan terbaiknya sejak menit awal, dengan tempo tinggi dan tensi pertandingan yang panas.

Tim ASN Pemkot Pontianak unggul lebih dulu pada menit ke-8 melalui serangan cepat yang tak mampu dibendung lini pertahanan Mempawah. 

Namun, Tim ASN Pemkab Mempawah menunjukkan mental juara dengan bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol Muhammad Surkab pada menit ke-19, tepat di penghujung babak pertama. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan. Peluang demi peluang tercipta, namun kokohnya lini pertahanan serta penampilan gemilang para penjaga gawang membuat skor tak berubah hingga waktu normal berakhir.

Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, Tim ASN Pemkab Mempawah tampil lebih tenang dan efektif. 

Dari titik putih, Mempawah sukses menang dengan skor 4-2 atas Pemkot Pontianak, sekaligus memastikan langkah ke partai puncak untuk menantang Tim ASN Pemkab Sanggau yang mengalahkan Tim Pemkab Ketapang dengan skor 2-0.

Manajer Tim ASN Pemkab Mempawah, Tedi Maryadi menegaskan tim akan fokus mempersiapkan diri menghadapi laga final sekaligus penutupan turnamen yang berlangsung pada malam ini pukul 19.00 WIB.

Ia menyebut laga final kontra Tim ASN Kabupaten Sanggau sebagai pertandingan puncak yang akan menentukan segalanya.

“Final pasti berbeda. Sanggau tim kuat, disiplin, dan konsisten sejak awal turnamen. Kami sangat menghormati mereka,” ujar Tedi Maryadi.

Meski demikian, Tedi menegaskan skuad Mempawah datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Pemkot Pontianak di semifinal.

“Kemenangan atas Pontianak menjadi modal penting, terutama dari sisi mental. Rekan-rekan sudah terbiasa bermain di bawah tekanan, dan itu akan sangat berguna di final,” lanjutnya.

Ia juga memastikan tim akan tampil habis-habisan demi membawa pulang gelar juara Piala Gubernur Kalbar 2026.

“Kami tidak ingin sekadar bermain di final. Target kami jelas, berjuang maksimal dan memberikan kebanggaan untuk Kabupaten Mempawah. Insya Allah, dengan kerja keras dan doa, hasil terbaik bisa kami raih,” tegas Tedi.

Penampilan trengginas Mempawah tak lepas dari penampilan gemilang Muhammad Surkab. Hingga babak semifinal, ia telah mencatatkan performa impresif dengan koleksi empat gol, menjadi salah satu motor serangan andalan Tim ASN Mempawah.

Penulis : Apri