Sekda Mempawah Tutup Kegiatan PoSiTiF 2026 HMPF FKIP Untan di Desa Sambora

00:00
00:00
Sekda Mempawah bersama Forkorpimcam Toho dan mahasiswa FKIP Untan. Foto Prokopim Mempawah

JURNAL GALAHERANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, secara resmi menutup kegiatan Proses Sosialisasi Tri Dharma Fisika (PoSiTiF) 2026 yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika (HMPF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura Pontianak.

Penutupan kegiatan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat tersebut berlangsung di halaman Kantor Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Rabu, 28 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Ismail yang mewakili Bupati Mempawah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada HMPF FKIP Untan atas kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan literasi sains di tengah masyarakat. 

Meski kegiatan hanya berlangsung selama satu minggu, kehadiran sekitar 100 mahasiswa dinilai mampu memberikan warna baru, semangat, serta inspirasi ilmiah bagi masyarakat Kecamatan Toho, khususnya Desa Sambora.

Kegiatan PoSiTiF 2026 mengusung tema “Mahasiswa Pendidikan Fisika Beraksi Menebar Kepedulian Sosial dan Semangat Kolaborasi Melalui Ilmu Fisika untuk Membangun Masyarakat di Desa Sambora”.

Baca juga : Pemkab Mempawah Sambut Positif KLPPM Mahasiswa Magister Hukum Untan

Ismail berpesan agar para mahasiswa menjadikan kondisi riil di Desa Sambora sebagai referensi dalam proses pembelajaran. Menurutnya, ilmu fisika akan lebih bermakna apabila mampu diaplikasikan secara langsung untuk mendukung kemajuan daerah.

“Fisika teoritis akan lebih bernilai ketika kalian memahami penerapannya dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa ilmu yang dibagikan kepada masyarakat, meskipun sederhana, dapat menjadi benih cita-cita bagi generasi muda di desa. Hal tersebut membuktikan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

“Jangan berhenti mengabdi. Jadilah duta pendidikan yang senantiasa peduli terhadap kemajuan daerah-daerah di Kalimantan Barat,” tambahnya.

Kepada masyarakat Desa Sambora, Ismail berharap agar berbagai ilmu, alat peraga, serta edukasi yang telah diberikan oleh para mahasiswa dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan, sehingga semangat literasi sains yang telah ditanamkan dapat terus tumbuh di lingkungan keluarga dan masyarakat.***

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sekda Mempawah Tutup Kegiatan PoSiTiF 2026 HMPF FKIP Untan di Desa Sambora
  • Sekda Mempawah Tutup Kegiatan PoSiTiF 2026 HMPF FKIP Untan di Desa Sambora
  • Sekda Mempawah Tutup Kegiatan PoSiTiF 2026 HMPF FKIP Untan di Desa Sambora
  • Sekda Mempawah Tutup Kegiatan PoSiTiF 2026 HMPF FKIP Untan di Desa Sambora
  • Sekda Mempawah Tutup Kegiatan PoSiTiF 2026 HMPF FKIP Untan di Desa Sambora
  • Sekda Mempawah Tutup Kegiatan PoSiTiF 2026 HMPF FKIP Untan di Desa Sambora

Posting Komentar