Rilis Akhir Tahun 2025, Polres Mempawah Catat Penurunan Kriminalitas dan Kecelakaan Lalu Lintas
![]() |
| Konferensi pers akhir tahun Kapolres Mempawah dan jajaran di Mapolres Mempawah. Foto Humas Polres Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Polres Mempawah, Polda. Kalimantan Barat, menggelar press release akhir tahun 2025 di Rupatama Mapolres Mempawah, Rabu, 31 Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono memaparkan laporan resmi kinerja kepolisian sepanjang tahun kalender 2025, yang secara umum menunjukkan tren positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kapolres menyampaikan bahwa sepanjang 2025, gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Mempawah secara umum berhasil ditekan.
Pada kategori gangguan Kamtibmas, kejahatan konvensional masih menjadi yang tertinggi, namun mengalami penurunan signifikan dari 157 laporan pada tahun 2024 menjadi 137 laporan pada tahun 2025, atau turun sebanyak 20 kasus.
Sementara itu, kejahatan transnasional juga menunjukkan tren positif dengan penurunan dari 59 laporan pada 2024 menjadi 52 laporan di tahun 2025.
Untuk kasus yang berkaitan dengan kekayaan negara, jumlah laporan tetap stabil di angka enam kasus, baik pada tahun 2024 maupun 2025. Sedangkan kategori kontinjensi tercatat nihil selama dua tahun berturut-turut.
Dari sisi crime total, jumlah tindak pidana yang terjadi sepanjang 2025 mengalami penurunan dari 222 kasus pada tahun 2024 menjadi 195 kasus.
Jumlah penyelesaian perkara juga menurun dari 215 kasus pada tahun 2024 menjadi 167 kasus pada tahun 2025, yang berdampak pada rasio penyelesaian perkara. Kapolres menjelaskan bahwa penurunan ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus ke depan.
Adapun jenis kejahatan yang dominan selama 2025 didominasi oleh kasus narkotika dengan 52 laporan dan tingkat penyelesaian mencapai 54 kasus atau 103 persen.
Kejahatan terhadap anak dan keluarga, khususnya persetubuhan anak dibawah umur tercatat 15 laporan dengan 13 kasus berhasil diselesaikan atau sebesar 87 persen.
Kemudian kekerasan dalam rumah tangga ada 14 laporan dan terselesaikan 11 laporan. Kekerasan terhadap anak dibawah umur tercatat 6 laporan dan 4 terselesaikan.
Kejahatan properti seperti pencurian dan pencurian dengan pemberatan mencatat 13 laporan dengan 10 kasus selesai atau 77 persen. Pencurian biasa tercatat 12 laporan dengan 9 kasus selesai atau 75 persen, sedangkan pencurian kendaraan bermotor terdapat 9 laporan dengan 8 kasus selesai atau 89 persen.
Efektivitas penyelesaian tertinggi dicatatkan pada kasus perjudian dengan tingkat penyelesaian mencapai 150 persen, yakni 4 laporan dengan 6 kasus terselesaikan.
Kasus pencabulan juga mencapai tingkat penyelesaian 100 persen dengan 9 laporan dan seluruhnya berhasil ditangani.
Untuk kejahatan modern, cybercrime dan penipuan masing-masing tercatat 5 laporan dengan 3 kasus berhasil diselesaikan atau tingkat penyelesaian 60 persen.
Baca juga : Kapolres Mempawah AKBP Sudarsono Gelar Press Release Akhir Tahun
Pada bidang lalu lintas, Polres Mempawah mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas dari 146 kasus pada tahun 2024 menjadi 131 kasus di tahun 2025. Jumlah korban meninggal dunia juga menurun dari 28 orang menjadi 24 orang.
Kapolres menilai karakteristik wilayah, kondisi jalan, serta tingginya mobilitas lintas wilayah menjadi faktor utama dinamika lalu lintas di Mempawah.
Dalam hal penegakan hukum lalu lintas, total pelanggaran mengalami penurunan drastis sebesar 52 persen, dari 3.807 pelanggaran pada tahun 2024 menjadi 1.812 pelanggaran di tahun 2025. Namun, penindakan tilang justru meningkat hingga 208 persen, dari 103 tilang menjadi 317 yang menunjukkan peningkatan ketegasan aparat dalam penegakan hukum.
Sepanjang 2025, Polres Mempawah juga mengamankan 20 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang melibatkan 22 elemen masyarakat berbeda dengan total massa sebanyak 2.092 orang di 21 titik lokasi.
Dalam pengamanan tersebut, dikerahkan 2.878 personel gabungan, terdiri dari 2.300 personel Polri, 275 TNI, dan 303 unsur lainnya. Seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa kerugian material.
Kapolres mengakui masih terdapat sejumlah potensi gangguan yang perlu diantisipasi, seperti konflik sosial akibat sengketa lahan, kenakalan remaja, kriminalitas konvensional, serta ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrem.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Polres Mempawah meningkatkan kegiatan sambang dan problem solving, memperkuat pemanfaatan media sosial sebagai sarana deteksi dini, serta mengoptimalkan patroli berbasis analisa kerawanan wilayah.
Di bidang pelayanan publik, Polres Mempawah berhasil meraih penghargaan Pelayanan Prima dari Kementerian PAN-RB pada ajang Musrenbang Polri Tahun 2025 yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis, 19 Juni 2025.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap kecepatan pelayanan, keterbukaan informasi, partisipasi publik, serta integritas aparat dalam melayani masyarakat.
Menutup rilis akhir tahun, Kapolres Mempawah mengimbau masyarakat untuk menyambut Tahun Baru dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan bersama, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mempawah.
Penulis : Apri
