Korban Hilang di Sungai Air Mati Ditemukan Meninggal Dunia, Tim Gabungan Akhiri Pencarian
![]() |
| Petugas gabungan mengakhiri pencarian pasca ditemukannya Eko Sugianto dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Air Mati Toho. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Setelah dua hari pencarian intensif, korban hilang di Sungai Air Mati Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, akhirnya ditemukan pada Selasa pagi, 2 November 2025.
Korban bernama Eko Sugianto (41) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggiran sungai sekitar pukul 07.50 WIB.
Kapolsek Toho Iptu Edi Marwan membenarkan penemuan tersebut dan menjelaskan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi ditemukannya sampan saat pertama kali hilang.
“Pada pukul 07.50 WIB, tim gabungan dan warga menemukan korban dalam posisi terlentang di pinggiran sungai. Lokasinya tidak jauh dari area awal korban memasang joran,” jelas Kapolsek.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu, 30 November 2025, sekitar pukul 17.15 WIB.
Menurut keterangan adik kandung korban, Budiono, sebelum hilang korban sempat terdengar berteriak dari arah sungai. Saat didatangi, korban tidak lagi ditemukan dan hanya terlihat sampan yang tersangkut di tepi sungai.
Sejak laporan diterima, proses pencarian dilakukan melibatkan Satpol Airud Polres Mempawah, Tim SAR, BPBD Kabupaten Mempawah, Polsek Toho, serta warga sekitar.
Pencarian dilakukan melalui jalur air dan darat, namun sempat terhenti pada Senin malam akibat hujan deras dan kondisi yang tidak memungkinkan.
Baca juga : Belum Ditemukan, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian Warga Hilang di Sungai Air Mati Toho
Kapolsek Toho mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kerja sama lintas instansi dan masyarakat dalam upaya pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Mulai dari Satpol Airud, Tim SAR, BPBD, hingga warga yang turut membantu sejak hari pertama,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi keluarga dan warga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang sering kambuh. “Ini menjadi salah satu dugaan kuat penyebab korban terjatuh ke sungai saat memasang joran,” tambah Kapolsek.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi, dimasukkan ke kantong jenazah, dan dibawa menuju rumah duka untuk proses selanjutnya.
Kapolsek Toho mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi warga yang memiliki gangguan kesehatan tertentu.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami minta masyarakat tetap waspada, apalagi kondisi arus sungai beberapa hari terakhir cukup deras,” tegas Iptu Edi Marwan.
Penulis : Apri
