Wabup Juli Suryadi Letakkan Batu Pertama Rehabilitasi RTLH di Desa Pak Laheng

Table of Contents
Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi dan Ketua TP PKK Mempawah Rosnilawati Juli didampingi Camat Toho Benidiktus melakukan peletakan batu pertama rehabilitasi RTLH di Desa Pak Laheng. Foto Diskominfo Mempawah

JURNAL GALAHERANG - Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi Peletakan batu dan tiang pertama pembangunan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pak Laheng, Kecamatan Toho, Senin, 17 November 2025.

Peletakan batu dan tiang pertama ini menandai langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak dan sehat.

Dalam sambutannya, Juli menegaskan program pembangunan rumah bantuan ini merupakan hasil kolaborasi TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, TP PKK Kabupaten Mempawah, serta sejumlah dinas terkait. 

"Pembangunan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperbaiki kondisi sosial masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan perbaikan tempat tinggal," katanya.

Ia juga berharap seluruh proses pembangunan pada titik-titik yang telah ditentukan dapat berjalan lancar, tertib, dan selesai tepat waktu. “Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.

Baca juga : PT KGG Bedah Rumah di Kelurahan Tanjung, Dukung Gerakan MATA-MATA RTLH

Lebih jauh, Juli menjelaskan pembangunan RTLH bukan hanya terkait penyediaan rumah yang layak, tetapi juga berhubungan langsung dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. 

"Hunian yang sehat akan membantu menekan angka stunting serta meminimalkan penyebaran penyakit menular. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Mempawah dapat terus meningkat," ucap Wabup.

“Mari dukung seluruh proses pembangunan agar dapat diselesaikan tepat waktu,” tutupnya, sembari mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi menjaga kelancaran program.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah Rosnilawati, Camat Toho Benidiktus, serta Kepala Desa Pak Laheng Hamdani dan masyarakat.***