Dandim dan Sekda Kompak Dukung Petani, Mempawah Sukseskan Panen Cabai Serentak KUPONWAH

Table of Contents
Dandim Mempawah Ali Isnaini dan Sekda Mempawah Ismail melaksanakan panen cabai rawit serentak di Desa Sungai Duri II. Foto Pendim 1201 Mempawah

JURNAL GALAHERANG - Dandim 1201 Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini bersama Sekda Mempawah Ismail dan unsur Forkopimda mengikuti Panen Cabai Rawit Serentak Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak dan Kabupaten Mempawah (KUPONWAH), Rabu  26 November 2025. 

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, ini menjadi momentum kolaboratif dalam memperkuat ketahanan pangan regional.

Dandim 1201/Mempawah, Sekda Mempawah, perwakilan Kapolres Mempawah, serta sejumlah instansi terkait hadir langsung memberikan dukungan kepada para petani. Partisipasi seluruh unsur ini turut menguatkan semangat masyarakat dalam memaksimalkan produksi cabai.

Baca juga : Gerakan Tanam Cabai Serentak “KUPONWAH” di Parit Banjar, Wujudkan Sinergi Kendalikan Inflasi

Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, menegaskan bahwa KUPONWAH bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kerja bersama tiga daerah untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Panen serentak ini menunjukkan bahwa petani kita memiliki kekuatan besar. Kolaborasi KUPONWAH memberi pesan kuat bahwa ketahanan pangan adalah gerakan bersama yang harus terus kita rawat. Mempawah siap mendukung dan tumbuh bersama dua daerah lainnya,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang lebih luas dalam pengembangan produksi cabai, sekaligus mengapresiasi antusiasme warga Sungai Duri 2.

Para petani tampak bersemangat memetik hasil cabai yang ditanam melalui pendampingan berbagai instansi. Meski koordinasi panen dilakukan secara daring, pelaksanaan di lapangan tetap berjalan tertib dan terhubung dengan titik panen lainnya.

Panen cabai serentak KUPONWAH diharapkan memperkuat sektor pertanian Kalimantan Barat serta menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai. Semangat kebersamaan di Sungai Duri 2 menegaskan bahwa kolaborasi antardaerah mampu membawa dampak nyata bagi masyarakat.***