Cekcok di Gerbang Pabrik Berakhir Tragis, Pencari Kepah Bacok Dua Orang di Jalan Raya Peniti Luar

Table of Contents
Olah TKP peristiwa penganiayaan berat yang berujung satu orang tewas dan satu luka di Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Peristiwa penganiayaan brutal terjadi di Jalan Raya depan SDN 11 Jongkat, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Jumat, 14 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. 

Kejadian ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat.

Korban meninggal diketahui bernama Tjang Mo Liang (59), warga Kabupaten Kubu Raya. Sementara korban luka berat adalah Hery Firmansyah (43), warga Pontianak, yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif setelah dirujuk ke RS Antonius Pontianak.

Pelaku penganiayaan diketahui pria berinisial S (38), buruh harian lepas yang merupakan warga Desa Peniti Luar. Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri dan kini dalam pengejaran pihak kepolisian.

Berawal dari Cekcok di Gerbang Pabrik

Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kasat Reskrim AKP M.Ginting menceritakan kronologis peristiwa yang berawal ketika pelaku datang ke gerbang pabrik pengolahan gula merah PT BAL untuk mengambil kepah di kawasan pesisir. 

Karena hasil tangkapan kepah sekitar 20 kilogram dan jaraknya cukup jauh dari gerbang pabrik, pelaku bermaksud membawa sepeda motornya masuk.

Namun niat tersebut ditolak oleh korban yang saat itu bertugas atau berada di area tersebut, sehingga terjadi cekcok mulut. Pelaku sempat pergi sambil mengucapkan ancaman: "Tunggu kau nanti ye."

Tidak lama kemudian, sekitar pukul 15.00 WIB, ketika kedua korban hendak pulang menggunakan mobil pick-up Mitsubishi L300, pelaku memepet kendaraan mereka di depan SDN 11 Jongkat. Pelaku kemudian menyerang kedua korban menggunakan parang.

Baca juga : Hendak Perang Sarung, Personel Polres Mempawah Amankan Tujuh Anak Di Bawah Umur

Akibat serangan tersebut, Tjang Mo Liang mengalami sejumlah luka serius di bagian kepala, wajah, telinga, dan pinggang hingga dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban lainnya, Hery Firmansyah, mengalami luka di punggung, lengan bawah kanan, dan luka iris di lengan kiri. Ia sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Jongkat sebelum dirujuk ke RS Antonius Pontianak.

Saat ini jenazah Tjang Mo Liang telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa pulang ke Pontianak. Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi.

Pihak Kepolisian Lakukan Pengejaran

Polsek Jongkat bersama jajaran Polres Mempawah telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, dan berkoordinasi dengan tim Resmob Polda Kalbar untuk memburu pelaku.

“Kami terus melakukan pencarian terhadap terduga pelaku dan memeriksa saksi-saksi lainnya," ucap Kasat Reskrim.

Penulis : Apri